-->
Data Publikasi
a) Judul Tulisan : Islam satu-satunya Agama yang benar.
b) Nama Penulis : Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.
c) Penerbit : Yayasan Lajnah Istiqomah,Surakarta. (Majalah As-Sunah)
d) No. Tanggal Penerbitan : No. 08 Thn XV Muharram 1433H. Desember 2011 M.
e) No. Halaman : 31 s/d 37.
f) Tema : Mengenal Agama Islam lebih dalam
Ringkasan
Setiap Muslim yakin sepenuhnya bahwa karunia ALLAH SWT yang terbesar didunia ini adalah agama Islam. Seorang Muslim wajib bersyukur kepada ALLAH SWT atas nikmat-Nya yang telah memberikan hidayah Islam. Allah SWT menyatakan bahwa nikmat Islam adalah karunia yang terbesar, sebagaimana firman-Nya :
“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu…” (QS. Al-Maidah/5:3).
Sebagai bukti syukur seorang Muslim atas nikmat ini adalah dengan menjadikan dirinya sebagai seorang Muslim yang ridha ALLAH sebagai Rabb-nya, Islam sebagai agamanya, dan Rasullullah Muhammad SAW sebagai Nabi-Nya. Seorang Muslim harus menerima dan meyakini agama Islam dengan sepenuh hati. Artinya, ia dengan penuh kesadaran dan keyakinan menerima apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan mengamalkan sesuai dengan apa yang diajarkan oleh beliau. Jika seseorang ingin menjadi Muslim sejati, pengikut Nabi Muhammad SAW yang setia, maka ia harus meyakini Islam sebagai satu-satunya agama yang haq (benar). Ia harus belajar agama Islam dengan sungguh-sungguh dan mengamlkan Islam dengan ikhlas karena ALLAH SWT dengan mengikuti contoh Nabi Muhammad SAW.
Kondisi sebagian umat Islam yang kita lihat sekarang ini sangat menyedihkan. Mereka mengaku Islam, KTP (Kartu Tanda Penduduk) mereka Islam, mereka semua mengaku sebagai Muslim, tetapi ironisnya mereka tidak mengetahhui tentang Islam, tidak berusaha untuk mengamalkan Islam. Bahkan ada sebagian ritual keagamaan yang mereka amalkan hanya ikut-ikutan saja.
Seorang Muslim wajib belajar tentang Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW yang shahih sesuai dengan pemahaman para Sahabat। Al-Qur’an diturunkan oleh ALLAH SWT agar dibaca, dipahami isinya dan diamalkan petunjuknya. Al-Qur’an dan As-Sunnah merupakan pedoman hidup abadi dan terpelihara, yang harus dipelajari dan diamalkan. Seorang Muslim tidak akan sesat selama mereka berpegang kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah menurut pemahaman para Sahabat.
Keunggulan
- Islam adalah satu-satunya Agama yang Benar.
ALLAH SWT berfirman :
“Sesungguhnya agama disisi ALLAH ialah Islam… (QS. Ali’ Imran/3:19).
Ayat diatas menjelaskan bahwa Islam satu-satunya agama yang benar, adapun selain Islam tidak benar dan tidak diterima oleh ALLAH SWT. Oleh karena itu, agama selain Islam, tidak akan diterima oleh ALLAH SWT, karena agama-agama tersebut telah mengalami penyimpangan yang fatal dan telah dicampuri dengan tangan-tangan kotor manusia.
Untuk itulah kewajiban kita bersikap hati-hati terhadap propaganda-propaganda sesat, yang menyatakan bahwa, “Semua agama adalah baik”,”kebersamaan antar agama”, “satu tuhan tiga agama”, “persaudaraan antar agama”, “Jaringan Islam Liberal (JIL)”, dan lainnya. Bahkan mereka gunakan juga istilah HAM (Hak Asasi Manusia) untuk menyesatkan kaum Muslimin dengan kebebasan beragama.
- Azas Islam adalah Tauhid dan Menjauhkan Syirik
Setiap orang yang beragama Islam wajib mentauhidkan ALLAH SWT dan meninggalkansegala bentuk kesyirikan. Dan seorang Muslim juga mesti memahami pengertian Tauhid, makna syahadat, rukun syahadat dan syarat-syaratnya supaya ia benar-benar bertauhid kepada ALLAH SWT.
Tauhid menurut etimologi (bahasa) artinya menjadikan sesuatu itu satu. Sedangkan menurut terminology (istilah ilmu syar’i), tauhid berarti mengesakan ALLAH SWT pada segala sesuatu yang khusus bagi-Nya. Mentauhidkan ALLAH SWT dalam ketiga macam Tauhid, yaitu Tauhid Uluhiyyah, Tauhid Rububiyyah, maupun Asma’ dan Sifat-Nya. Dengan kata lain, Tauhid berarti beribadah hanya kepada ALLAH SWT saja.
- Islam adalah Agama yang mudah
Islam adalah agama yang mudah dan sesuai dengan fitrah manusia. Islam adalah agama yang tidak sulit. ALLAH SWT menghendaki kemudahan kepada umat manusia dan tidak menghendaki kesusahan kepada mereka. Sebagaimana firman ALLAH SWT :
“… ALLAH menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesuakaran bagimu…” (QS. Al-Baqarah/2:185).
Agama Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, baik dalam hal ‘aqidah, syariat, ibadah, muamalah dan lainnya. ALLAH SWT yang telah menciptakan manusia, tidak akan memberikan beban kepada hamba-hamba-Nya apa yang mereka tidak sanggup lakukan, ALLAH SWT berfirman :
“ALLAH SWT tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kedanggupannya… “(QS. Al Baqarah/2:286).
- Islam adalah Agama yang sempurna
Agama Islam sudah sempurna, tidak boleh ditambah dan dikurangi. Kewajiban umat Islam adalah ittiba’. ALLAH SWT berfirman :
“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu”(QS. Al-Maidah/5:3).
Kelemahan
- Kondisi sebagian umat Islam yang kita lihat sekarang ini sangat menyedihkan. Mereka mengaku Islam, KTP (Kart Tanda Penduduk) mereka Islam, mereka semua mengaku sebagai Muslim, tetapi ironisnya mereka tidak mengetahhui tentang Islam, tidak berusaha untuk mengamalkan Islam. Bahkan ada sebagian ritual keagamaan yang mereka amalkan hanya ikut-ikutan saja.
- Penilaian baik dan tidaknya seseorang sebagai Muslim bukan dengan pengakuan dan KTP, tetapi berdasarkan ilmu dan amal. ALLAH SWT tidka memberikan penilaian berdasarkan keaslian KTP yang dikeluarkan pemerintah, juga tidak kepada rupa dan bentuk tubuh, tetapi ALLAH SWT melihat kepada hati dan amal.
Pendapat Akhir / Saran
Setiap Muslim yakin sepenuhnya bahwa karunia ALLAH SWT yang terbesar didunia ini adalah agama Islam. Seorang Muslim wajib bersyukur kepada ALLAH SWT atas nikmat-Nya yang telah memberikan hidayah Islam. Allah SWT menyatakan bahwa nikmat Islam adalah karunia yang terbesar, sebagaimana firman-Nya :
“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu…” (QS. Al-Maidah/5:3).
Sebagai bukti syukur seorang Muslim atas nikmat ini adalah dengan menjadikan dirinya sebagai seorang Muslim yang ridha ALLAH sebagai Rabb-nya, Islam sebagai agamanya, dan Rasullullah Muhammad SAW sebagai Nabi-Nya. Seorang Muslim harus menerima dan meyakini agama Islam dengan sepenuh hati.
Jika seseorang ingin menjadi Muslim sejati, pengikut Nabi Muhammad SAW yang setia, maka ia harus meyakini Islam sebagai satu-satunya agama yang haq (benar).
No comments:
Post a Comment