BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Islam adalah syari’at Allah terakhir yang diturunkan-Nya kepada penutup
para nabi dan rasul-Nya, Muhammad bin Abdullah SAW. Ia merupakan satu-satunya
agama yang benar.Allah tidak menerima agama dari siapapun selainnya. Dia telah
menjadikannya sebagai agama yang mudah, tidak ada kesulitan dan kesusahan di
dalamnya. Allah tidak mewajibkan dan tidak pula membebankan kepada para
pemeluknya apa-apa yang mereka tidak sanggup melakukannya. Islam adalah agama
yang dasarnya tauhid, syi’arnya kejujuran, porosnya keadilan, tiangnya
kebenaran, ruhnya kasih sayang. Ia merupakan agama agung yang mengarahkan
manusia kepada seluruh hal yang bermanfaat, serta melarang dari segala halyang
membahayakan bagi agama dan kehidupan mereka di dunia.
Dengan islam Allah meluruskan aqidah dan akhlak, serta memperbaiki
kehidupan dunia dan akhirat. Dengannya pula Allah menyatukan hati yang
bercerai-berai, dan hawa nafsuyang berpecah-belah, dengan membebaskannya dari
kegelapan kebatilan, dan mengarahkan serta menunjukinya kepada kebenaran dan
jalan yang lurus. Islam adalah agama yang lurus,yang sangat bijaksana dan
sempurna dalam segala berita dan hukum-hukumnya. Ia tidak memberitakan
kecuali dengan jujur dan benar, dan tidak menghukum kecuali dengan
yang baik dan adil, yaitu: aqidah yang benar, amalan yang tepat, akhlak
yang utama dan etika yang mulia.
Syari’ah Islam bertujuan untuk mewujudkan hal-hal berikut:
1.
Memperkenalkan manusia dengan Tuhan dan Pencipta mereka,
melalui nama-nama-Nyayang mulia dan sifat-sifat-Nya yang agung, serta
perbuatan-perbuatan-Nya yang sempurna.
2.
Menyeru manusia untuk beribadah hanya kepada Allah,
tidak ada sekutu bagi-Nya; dengan menjalankan semua perintah dan menjauhi semua
larangan-Nya, yang merupakan kemaslahatan bagi mereka di dunia dan akhirat.
3.
Mengingatkan mereka akan keadaan dan tempat kembali
mereka setelah mati, dan apayang akan mereka hadapi di dalam kubur, serta
ketika dibangkitkan dan dihisab.Kemudian tempat kembali mereka surga atau
neraka.
B. Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah :
1. Untuk lebih meningkatkan ketakwaan
kita kepada Allah SWT agar sebagai ummatnyakita lebih memahami makna dari
islam.
2. Untuk memperdalam pengetahuan kita
tentang apa itu islam, karena sekarang ini banyak sekali Paham ± Paham yang
menyimpang dari agama islam meski terkadang merekamengaku beragama islam.
3. Agar kita mengetahui apa saja yang
bisa membatalkan keislaman kita, sehingga bisamenghindari kita dari kesesatan
akidah dengan berbagai banyak Paham yang berkembang di Masyarakat sekitar
kita.
C. Rumusan Permasalahan
Permasalahan yang ada dalam makalah
ini adalah :
1. Bagaimana Aqidah Islam yang
sesungguhnya, agar kita bisa memahami Agama Islam?
2. Apakah Islam itu dan bagaimana
meng-aplikasikannya dalam kehidupan kita sehari ± hari? Sebagai muslim
tentunya kita harus berbuat selayaknya seorang muslim sejati.
BAB II
AGAMA ISLAM
A.
PENGERTIAN
ISLAM
Islam
berasal dari bahasa arab artinya sejahtera , aman, harmoni dan sedangkan menurut
istilah adalah menyerah diri kepada Allah SWT yang Maha Berkuasa dengan mentauhidkannya
dengan penuh kenyakinan serta melaksanakan segala perintah-Nya dan meninggalkan
segala bentuk larangan-Nya.
Maksud
Islam adalah , Agama yang diciptakan oleh Allah SWT yang sempurna dengan segala
peraturan yang mengatur kehidupan manusia , baik yang mengenai orang
perorangan, kekeluargaan, kemasyarakatan dan kenegaraan sekaligus menghubungkan
manusia denganTuhan dan manusia dengan alam dengan menjamin kesejahteraan ,
keselamatan ,kesempurnaan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
Islam sebagai
“Ad-Dinn” mengajarkan dan menyuruh umatnya berpandangan jauhdengan mengambil
kepentingan dunia dan akhirat secara seimbang dan selaras. Islam memberi
perhatian kepada kepentingan jasmani dan kepentingan rohani, agama dan kemajuan
di dunia dan akhirat.
Perkataan
“Ad-Din” dalam bahasa arab membawa pengertian kepada agama. Maksudnya
suatu cara hidup atau atau bentuk hidup atau peraturan hidup atau
suatu pegangan hidup . Islam ialah agama dan tidak semua agama itu Islam .
Maka jika dua perkataan itu digandingan , ia menjadi
Agama Islam yang membawa maksud suatu pegangan hidup atau cara hidup yang menjamin segala keselamatan
di dunia dan akhirat . Firman ALLAH SWT :
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah
Islam. tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah
datang pengetahuan kepada mereka,karena kedengkian (yang ada) di antara mereka.
Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat
cepat hisab-Nya.” (QS. Al Imran : 19).
B. LANDASAN AGAMA ISLAM
Wajib bagi kita untuk mendalami
empat masalah yaitu :
1. Ilmu, ialah mengenal Allah, mengenal
Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalil.
2. Amal yaitu menerapkan ilmunya
3. Dakwah yaitu mengajak orang kepada
kebajikan
4. Sabar, ialah tabah dan tangguh
menghadapi segala rintangan dalam menuntut ilmu,mengamalkannya dan berda'wah
kepadanya. Firman Allah SWT :
“Demi
masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang
yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati
kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al
Ashr : 1-3)
Dan ketahuilah, bahwa wajib bagi
setiap muslim dan muslimah untuk mempelajari dan mengamalkan ketiga perkara ini
:
1. Bahwa Allah-lah yang menciptakan
kita dan yang memberi rizki kepada kita. Allahtidak membiarkan kita begitu saja
dalam kebingungan, tetapi mengutus kepada kita seorang
rasul, maka barangsiapa mentaati rasul tersebut pasti akan masuk surga
dan barangsiapa menyalahinya pasti akan masuk neraka.
Allah SWT berfirman : "Sesungguhnya Kami telah mengutus
kepada kamu seorang rasul yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah
mengutus kepada Fir'aun seorang rasul, tetapi Fir'aun mendurhakai rasul itu,
maka Kami siksa ia dengan siksaan yang berat". ( QS. Al-Muzammil : 15-16)
2. Bahwa Allah tidak rela, jika dalam
ibadah yang ditujukan kepada-Nya, Diadipersekutukan dengan sesuatu apapun, baik
dengan seorang malaikat yang terdekatatau dengan seorang nabi yang diutus
manjadi rasul. Allah Ta'ala berfirman : "Dan sesungguhnya masjid-masjid
itu adalah kepunyaan Allah, karena itu janganlah kamumenyembah seorang-pun di
dalamnya disamping (menyembah) Allah". (Al-Jinn : 18)
3. Bahwa barangsiapa yang mentaati Rasulullah
serta mentauhidkan Allah, tidak boleh bersahabat dengan orang-orang yang
memusuhi Allah dan Rasul-Nya, sekalipun mereka itu keluarga dekat.
C. RUKUN IMAN
Ada beberapa hal yang diserukan
pertama kali oleh islam yaitu “Rukun Iman” yang menjadi syarat keimanan kita yang harus kita percaya. Apa
saja rukun iman? Rukun iman ada 6 perkara :
1.
Beriman Kepada
Allah SWT
Beriman
kepada Allah SWT adalah hal yang paling utama kita yakini, ini dapat
kitawujudkan dengan hal ± hal sebagai berikut :
a. Satu: Beriman kepada rububiyyah Allah Ta’ala, maksudnya: Allah adalah Tuhan,Pencipta, Pemilik
dan Pengatur segala urusan.
b. Beriman kepada
uluhiyyah Allah Ta’ala,
maksudnya: Allah Ta’ala sajalah Tuhan yang berhak disembah, dan semua
sesembahan selain-Nya adalah batil.
c. Beriman kepada
nama-nama dan sifat-sifat-Nya, maksudnya: bahwasanya AllahTa’ala memiliki nama-nama
yang mulia, dan sifat-sifat yang sempurna serta agung sesuai dengan yang ada
dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu µalaihiwasallam
2.
Beriman Kepada
Malaikat
Malaikat adalah hamba-hamba yang mulia. Mereka diciptakan oleh Allah untuk beribadah
kepada-Nya, serta tunduk dan patuh menta’ati-Nya. Allah telah membebankankepada
mereka berbagai tugas. Sebagai muslim kita wajib mengetahui dan
menyakinimereka, ada 10 malaikat yang wajib kita ketahui yaitu :
-
Malaikat Jibril yang ditugaskan untuk menyampaikan
wahyu yang diturunkan olehAllah kepada para Nabi dan Rasul-Nya.
-
Malaikat Mikail yaitu malaikat yang bertugas
membagi / mengatur rezeki dan menurunkan hujan.
-
Malaikat Izrail yaitu melaikat yang ditugaskan
untuk mencabut nyawa
-
Malaikat Israfil yang bertugas meniup
sangkakala di hari kiamat.
-
Malaikat Rakib dan Atib bertugas untuk mencatat amal
baik dan perbuatan buruk manusia selama hidup di dunia.
-
Malaikat Munkar dan Nakir bertugas untuk menanyai
(mengadili) manusia di alamkubur dengan pertanyaan : Siapa Tuhanmu? Apa
agamamu? Siapa Nabimu? ApaKitabmu? dan Siapa Saudaramu? Maka agar manusia
selamat dari siksa kubur, kita harus menjawab “Allah Tuhanku, Islam Agamaku,
Nabi Muhammad Nabiku,Alqur’an sebagai kitabku dan Kaum Muslimin adalah Saudaraku”.
Bisa atau tidaknya kita menjawab
pertanyaan kedua malaikat tersebut tergantungdari Amal perbuatan kita selama
masih hidup di dunia, jika kita memiliki amal shaleh yang lebih banyak maka
insya Allah kita akan menjawab dengan sempurna,apa bila sebaliknya maka siksa
kubur akan menanti kita.
-
Malaikat Malik dan Ridwan ditugaskan sebagai penjaga pintu
syurga yangdijanjikan oleh Allah kepada orang ± orang yang beriman kepadanya
dan menjaga pintu neraka bagi mereka yang tidak meyakini keberadaan Allah
SWT.
3.
Beriman Kepada
Kitab ± Kitab Allah
Allah SWT
yang maha agung telah menurunkan kitab ± kitab-Nya kepada para Nabi dan Rasul-Nya
yang mengandung petunjuk dan kebaikan. diantara kitab ± kitab yang kita ketahui
diturunkan kepada para nabi dan rasul-Nya yaitu :
a. Kitab
Taurat
diturunkan kepada Nabi Musa Alaihis salam menjadi kitab bagi kaum Bani Israil.
b. Kitab
Zabur
diturunkan kepada Nabi Daud Alaihis Salam
c. Kitab
Injil
diturunkan kepada Nabi Isa Alaihis Salam
d. Kitab
Shuhuf
diturunkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa Alaihis Salam
e. Kitab
Al Qur’an diturunkan
kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi pedoman hidup seluruh ummat. Dengan
diturunkannya maka Allah SWT telah menghapus kitab ± kitab sebelumnya dan Allah
SWT telah menjamin untuk menjaganya karena menjadi hujjah bagi seluruh ummat
sampai hari kiamat .
4.
Beriman Kepada
Nabi dan Rasul
Allah telah mengutus para rasul kepada makhluk-Nya. Nabi pertama adalah
Nabi Adam Alaihis Salam dan yang terakhir adalah Muhammad SAW. Dan semua nabi
danrasul itu adalah manusia biasa, tidak memiliki sedikitpun sifat-sifat
ketuhanan. Merekaadalah hamba-hamba Allah yang telah dimuliakan dengan
kerasulan. Dan Allah telah mengakhiri semua syari’at dengan syari’at Muhammad
SAW. Beliau diutus untuk seluruh manusia. Maka tidak ada lagi nabi
sesudahnya.
5.
Beriman Kepada
Hari Akhirat
Yaitu hari kiamat, tidak
ada hari lagi setelahnya, Ketika Allah membangkitkan manusia dalam keadaan
hidup untuk kekal di tempat yang penuh kenikmatan atau ditempat siksaan yang
amat pedih.
Beriman kepada Hari Akhir meliputi
beriman kepada semua yang akan terjadisetelah mati, yaitu: ujian kubur,
kenikmatan dan siksaannya, serta apa yang akan terjadisetelah itu, seperti
kebangkitan dan hisab, kemudian surga atau neraka.
6.
Beriman Kepada
Takdir
Takdir
artinya: beriman bahwasanya Allah telah mentaqdirkan semua yang ada
danmenciptakan seluruh makhluk sesuai dengan ilmu-Nya yang terdahulu, dan
menurut kebijaksanaan-Nya. Maka segala sesuatu telah diketahui oleh Allah,
serta telah pula tertulis disisi-Nya, dan Dialah yang telah menghendaki dan
menciptakannya.
D. RUKUN ISLAM
Selain rukun iman ada juga rukun
islam yang menjadi pilar ± pilar islam, sehingga seorang belum menjadi
seorang muslim sebelum mengimani dan melaksanakan kelima rukun islam tersebut.
1.
Syahadat (Bersaksi)
Syahadat
(bersaksi) bahwa, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah,
dan bahwasanya Muhammad itu adalah Rasulullah. Syahadat ini merupakan
kunci Islam dan pondasi bangunannya.
2. Mendirikan Shalat lima waktu
Allah
syari’atkan sebagai hubungan antara seorang muslim dengan Tuhannya. Didalamnya
dia bermunajat dan berdo’a kepada-Nya, di samping agar menjadi
pencegah bagi muslim dari perbuatan keji dan munkar.
3. Membayar Zakat
Zakat
Itu ada 2 yaitu Zakat Fitrah dan Zakat Mal.
a.
Zakat Fitrah
yakni
zakat yang dikeluarkan oleh setiap muslim yang memiliki kelebihan harta dari
sejak lahir di Bulan Ramadhan. Zakat fitrah ini wajib hukumnya bagi orang yang
wajib mengeluarkannya untuk menyempurnakan ibadah puasanya.
b.
Zakat Mal
Yaitu: sedekah yang dibayar oleh orang yang
memiliki harta sampai nisab (kadar tertentu) setiap tahun, kepada
yang berhak menerimanya seperti orang-orang fakir danlainnya, di antara yang berhak menerima zakat.
Dan
zakat itu tidak diwajibkan atas orang fakir yang tidak memiliki nisab, tapi hanya
diwajibkan atas orang-orang kaya untuk menyempurnakan agama dan islam mereka, meningkatkan
kondisi dan akhlak mereka, menolak segala bala dari mereka dan harta mereka,
mensucikan mereka dari dosa, di samping sebagai bantuan bagi orang-orang yang
membutuhkan dan fakir di antara mereka, serta untuk memenuhi kebutuhan keseharian
mereka, sementara zakat hanyalah merupakan bagian kecil sekali dari jumlah
harta dan rizki yang diberikan Allah kepada mereka.
4. Berpuasa
Yaitu selama satu bulan saja setiap tahun, pada
bulan Ramadhan yang mulia,
yakni bulan kesembilan dari bulan-bulan Hijriah. Kaum muslimin secara
keseluruhan serempak meninggalkan kebutuhan-kebutuhan pokok mereka; makan,
minum dan jima’, di siang hari; mulai dari terbit fajar sampai matahari
terbenam. Dan semua itu akan diganti oleh Allah bagi mereka -berkat
karunia dan kemurahannya dengan penyempurnaan agama dan iman mereka, serta
peningkatan kesempurnaan diri,dan banyak lagi ganjaran dan kebaikan lainnya;
baik, di dunia maupun di akhirat yang telah dijanjikan Allah bagi orang-orang
yang berpuasa.
5. Haji bagi Orang yang Mampu
Yaitu menuju Masjidil haram untuk melakukan ibadah
tertentu. Allahmewajibkannya atas orang yang mampu sekali seumur hidup. Pada
waktu itu kaummuslimin dari segala penjuru berkumpul di tempat yang paling
mulia di muka bumi ini,menyembah Tuhan Yang Satu, memakai pakaian yang sama, tidak ada perbedaanantara pemimpin
dan yang dipimpin, antara si kaya dan si fakir dan antara yang
berkulit putih dan berkulit hitam. Mereka semua melaksanakan bentuk-bentuk
ibadah tertentu,yang terpenting di antaranya adalah: Wukuf di padang Arafah,
thawaf di Ka¶bah yangmulia, kiblatnya kaum muslimin, dan sa¶i antara bukit
Shafa dan Marwah.Dan di dalam pelaksanan haji itu terdapat
manfaat-manfaat yang tidak terhingga banyaknya, baik dari segi agama
maupun dunia.
BAB III
PENUTUP
1. KESIMPULAN
Dari
pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa tidak agama apapun yang diridhai oleh
Allah SWT sebagai pencipta kecuali agama islam. Sunnguh tidaklah benar apabila
kita membenarkan Paham ± Paham sekarang yang berkembang di masyarakat yaitu
paham Pluralisme yang mengatakan “Semua
Agama itu sama di Sisi Tuhan, perbedaan itu adalah sebagai cara untuk
menuju Tuhan”. Banyak tokoh ± tokoh besar yang menganut paham tersebut
sehingga kita patut waspada terhadap paham itu. Karena itu jelaslah salah
karena dalam Al Qur’an sudah cukup tegas menjelaskan kepada kita bahwa “Sesungguhnya agama yang diridhai oleh
Allah adalah Islam.” (QS. Al Imron : 19)”.
Selanjutnya, Islam
juga telah mengatur kehidupan pemeluknya secara individu dan kelompok, dengan konsep yang menjamin kebahagiaan
hidup mereka dunia dan akhirat Islam membolehkan bahkan mendorong mereka untuk
nikah, dan sebaliknya mengharamkan atau
melarang perbuatan zina, sodomi dan segala bentuk prilaku kotor lainnya. Ia mewajibkan menjalin hubungan antar kerabat,
mengasihi orang-orang fakir dan miskin serta menyantuni mereka, sebagaimana Islam juga mewajibkan dan mendorong untuk
berakhlak mulia, serta mengharamkan
dan melarang segala bentuk moral yang hina.
Islam membolehkan
bagi mereka usaha yang baik melalui perdagangan, persewaan dan semacamnya, serta mengharamkan praktek riba, segala
bentuk perdagangan yang terlarang dan
semua yang mengandung unsur penipuan atau pengelabuan.
2. SARAN
Sebagai
seorang muslim kita diwajibkan untuk saling mengajak kepada kebajikan, oleh karena
itu marilah kita sama ± sama introspeksi diri sejauh mana tingkat keimanan
kitakepada sang Pencipta Kita yaitu Allah SWT yang maha agung, agar kita
termasuk golongan orang ± orang yang beriman yang telah dijanjikan syurga.
Dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Sumber :
Sumber :
No comments:
Post a Comment