Wednesday, May 30, 2012

Makalah Bahasa Indonesia


BAB I 
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Islam adalah syari’at Allah terakhir yang diturunkan-Nya kepada penutup para nabi dan rasul-Nya, Muhammad bin Abdullah SAW. Ia merupakan satu-satunya agama yang benar.Allah tidak menerima agama dari siapapun selainnya. Dia telah menjadikannya sebagai agama yang mudah, tidak ada kesulitan dan kesusahan di dalamnya. Allah tidak mewajibkan dan tidak pula membebankan kepada para pemeluknya apa-apa yang mereka tidak sanggup melakukannya. Islam adalah agama yang dasarnya tauhid, syi’arnya kejujuran, porosnya keadilan, tiangnya kebenaran, ruhnya kasih sayang. Ia merupakan agama agung yang mengarahkan manusia kepada seluruh hal yang bermanfaat, serta melarang dari segala halyang membahayakan bagi agama dan kehidupan mereka di dunia.

Dengan islam Allah meluruskan aqidah dan akhlak, serta memperbaiki kehidupan dunia dan akhirat. Dengannya pula Allah menyatukan hati yang bercerai-berai, dan hawa nafsuyang berpecah-belah, dengan membebaskannya dari kegelapan kebatilan, dan mengarahkan serta menunjukinya kepada kebenaran dan jalan yang lurus. Islam adalah agama yang lurus,yang sangat bijaksana dan sempurna dalam segala berita dan hukum-hukumnya. Ia tidak memberitakan kecuali dengan jujur dan benar, dan tidak menghukum kecuali dengan yang baik dan adil, yaitu: aqidah yang benar, amalan yang tepat, akhlak yang utama dan etika yang mulia.

Syari’ah Islam bertujuan untuk mewujudkan hal-hal berikut:
1.                  Memperkenalkan manusia dengan Tuhan dan Pencipta mereka, melalui nama-nama-Nyayang mulia dan sifat-sifat-Nya yang agung, serta perbuatan-perbuatan-Nya yang sempurna.
2.                  Menyeru manusia untuk beribadah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya; dengan menjalankan semua perintah dan menjauhi semua larangan-Nya, yang merupakan kemaslahatan bagi mereka di dunia dan akhirat.
3.                  Mengingatkan mereka akan keadaan dan tempat kembali mereka setelah mati, dan apayang akan mereka hadapi di dalam kubur, serta ketika dibangkitkan dan dihisab.Kemudian tempat kembali mereka surga atau neraka.


B.   Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah :
1.      Untuk lebih meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT agar sebagai ummatnyakita lebih memahami makna dari islam.
2.      Untuk memperdalam pengetahuan kita tentang apa itu islam, karena sekarang ini banyak sekali Paham ± Paham yang menyimpang dari agama islam meski terkadang merekamengaku beragama islam.
3.      Agar kita mengetahui apa saja yang bisa membatalkan keislaman kita, sehingga bisamenghindari kita dari kesesatan akidah dengan berbagai banyak Paham yang berkembang di Masyarakat sekitar kita.


C.   Rumusan Permasalahan
Permasalahan yang ada dalam makalah ini adalah :
1.      Bagaimana Aqidah Islam yang sesungguhnya, agar kita bisa memahami Agama Islam?
2.       Apakah Islam itu dan bagaimana meng-aplikasikannya dalam kehidupan kita sehari ± hari? Sebagai muslim tentunya kita harus berbuat selayaknya seorang muslim sejati.


BAB II
AGAMA ISLAM

A.   PENGERTIAN ISLAM
Islam berasal dari bahasa arab artinya sejahtera , aman, harmoni dan sedangkan menurut istilah adalah menyerah diri kepada Allah SWT yang Maha Berkuasa dengan mentauhidkannya dengan penuh kenyakinan serta melaksanakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala bentuk larangan-Nya.

Maksud Islam adalah , Agama yang diciptakan oleh Allah SWT yang sempurna dengan segala peraturan yang mengatur kehidupan manusia , baik yang mengenai orang perorangan, kekeluargaan, kemasyarakatan dan kenegaraan sekaligus menghubungkan manusia denganTuhan dan manusia dengan alam dengan menjamin kesejahteraan , keselamatan ,kesempurnaan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Islam sebagai “Ad-Dinn” mengajarkan dan menyuruh umatnya berpandangan jauhdengan mengambil kepentingan dunia dan akhirat secara seimbang dan selaras. Islam memberi perhatian kepada kepentingan jasmani dan kepentingan rohani, agama dan kemajuan di dunia dan akhirat.

Perkataan  “Ad-Din” dalam bahasa arab membawa pengertian kepada agama. Maksudnya suatu cara hidup atau atau bentuk hidup atau peraturan hidup atau suatu pegangan hidup . Islam ialah agama dan tidak semua agama itu Islam . Maka jika dua perkataan itu digandingan , ia menjadi Agama Islam yang membawa maksud suatu pegangan hidup atau cara hidup yang menjamin segala keselamatan di dunia dan akhirat . Firman ALLAH SWT :
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka,karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (QS. Al Imran : 19).

B.  LANDASAN AGAMA ISLAM
Wajib bagi kita untuk mendalami empat masalah yaitu :
1.      Ilmu, ialah mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalil.
2.      Amal yaitu menerapkan ilmunya
3.      Dakwah yaitu mengajak orang kepada kebajikan
4.      Sabar, ialah tabah dan tangguh menghadapi segala rintangan dalam menuntut ilmu,mengamalkannya dan berda'wah kepadanya. Firman Allah SWT :

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al Ashr : 1-3)

Dan ketahuilah, bahwa wajib bagi setiap muslim dan muslimah untuk mempelajari dan mengamalkan ketiga perkara ini :

1.      Bahwa Allah-lah yang menciptakan kita dan yang memberi rizki kepada kita. Allahtidak membiarkan kita begitu saja dalam kebingungan, tetapi mengutus kepada kita seorang rasul, maka barangsiapa mentaati rasul tersebut pasti akan masuk surga dan barangsiapa menyalahinya pasti akan masuk neraka.

Allah SWT berfirman : "Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu seorang rasul yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus kepada Fir'aun seorang rasul, tetapi Fir'aun mendurhakai rasul itu, maka Kami siksa ia dengan siksaan yang berat". ( QS. Al-Muzammil : 15-16)

2.      Bahwa Allah tidak rela, jika dalam ibadah yang ditujukan kepada-Nya, Diadipersekutukan dengan sesuatu apapun, baik dengan seorang malaikat yang terdekatatau dengan seorang nabi yang diutus manjadi rasul. Allah Ta'ala berfirman : "Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah, karena itu janganlah kamumenyembah seorang-pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah". (Al-Jinn : 18)

3.      Bahwa barangsiapa yang mentaati Rasulullah serta mentauhidkan Allah, tidak boleh bersahabat dengan orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, sekalipun mereka itu keluarga dekat.

C.  RUKUN IMAN
Ada beberapa hal yang diserukan pertama kali oleh islam yaitu “Rukun Iman yang menjadi syarat keimanan kita yang harus kita percaya. Apa saja rukun iman? Rukun iman ada 6 perkara :
1.      Beriman Kepada Allah SWT
Beriman kepada Allah SWT adalah hal yang paling utama kita yakini, ini dapat kitawujudkan dengan hal ± hal sebagai berikut :
a.       Satu: Beriman kepada rububiyyah Allah Ta’ala, maksudnya: Allah adalah Tuhan,Pencipta, Pemilik dan Pengatur segala urusan. 
b.      Beriman kepada uluhiyyah Allah Ta’ala, maksudnya: Allah Ta’ala sajalah Tuhan yang berhak disembah, dan semua sesembahan selain-Nya adalah batil.
c.       Beriman kepada nama-nama dan sifat-sifat-Nya, maksudnya: bahwasanya AllahTa’ala memiliki nama-nama yang mulia, dan sifat-sifat yang sempurna serta agung sesuai dengan yang ada dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu µalaihiwasallam

2.      Beriman Kepada Malaikat
Malaikat adalah hamba-hamba yang mulia. Mereka diciptakan oleh Allah untuk  beribadah kepada-Nya, serta tunduk dan patuh menta’ati-Nya. Allah telah membebankankepada mereka berbagai tugas. Sebagai muslim kita wajib mengetahui dan menyakinimereka, ada 10 malaikat yang wajib kita ketahui yaitu :
-          Malaikat Jibril yang ditugaskan untuk menyampaikan wahyu yang diturunkan olehAllah kepada para Nabi dan Rasul-Nya.
-          Malaikat Mikail yaitu malaikat yang bertugas membagi / mengatur rezeki dan menurunkan hujan.
-          Malaikat Izrail yaitu melaikat yang ditugaskan untuk mencabut nyawa
-          Malaikat Israfil yang bertugas meniup sangkakala di hari kiamat.
-          Malaikat Rakib dan Atib bertugas untuk mencatat amal baik dan perbuatan buruk manusia selama hidup di dunia.
-          Malaikat Munkar dan Nakir bertugas untuk menanyai (mengadili) manusia di alamkubur dengan pertanyaan : Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa Nabimu? ApaKitabmu? dan Siapa Saudaramu? Maka agar manusia selamat dari siksa kubur, kita harus menjawab “Allah Tuhanku, Islam Agamaku, Nabi Muhammad Nabiku,Alqur’an sebagai kitabku dan Kaum Muslimin adalah Saudaraku”.

Bisa atau tidaknya kita menjawab pertanyaan kedua malaikat tersebut tergantungdari Amal perbuatan kita selama masih hidup di dunia, jika kita memiliki amal shaleh yang lebih banyak maka insya Allah kita akan menjawab dengan sempurna,apa bila sebaliknya maka siksa kubur akan menanti kita.

-          Malaikat Malik dan Ridwan ditugaskan sebagai penjaga pintu syurga yangdijanjikan oleh Allah kepada orang ± orang yang beriman kepadanya dan menjaga pintu neraka bagi mereka yang tidak meyakini keberadaan Allah SWT.

3.      Beriman Kepada Kitab ± Kitab Allah
Allah SWT yang maha agung telah menurunkan kitab ± kitab-Nya kepada para Nabi dan Rasul-Nya yang mengandung petunjuk dan kebaikan. diantara kitab ± kitab yang kita ketahui diturunkan kepada para nabi dan rasul-Nya yaitu :
a.       Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa Alaihis salam menjadi kitab bagi kaum Bani Israil. 
b.      Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud Alaihis Salam
c.       Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa Alaihis Salam
d.      Kitab Shuhuf diturunkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa Alaihis Salam
e.       Kitab Al Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi pedoman hidup seluruh ummat. Dengan diturunkannya maka Allah SWT telah menghapus kitab ± kitab sebelumnya dan Allah SWT telah menjamin untuk menjaganya karena menjadi hujjah bagi seluruh ummat sampai hari kiamat .

4.      Beriman Kepada Nabi dan Rasul
Allah telah mengutus para rasul kepada makhluk-Nya. Nabi pertama adalah Nabi Adam Alaihis Salam dan yang terakhir adalah Muhammad SAW. Dan semua nabi danrasul itu adalah manusia biasa, tidak memiliki sedikitpun sifat-sifat ketuhanan. Merekaadalah hamba-hamba Allah yang telah dimuliakan dengan kerasulan. Dan Allah telah mengakhiri semua syari’at dengan syari’at Muhammad SAW. Beliau diutus untuk seluruh manusia. Maka tidak ada lagi nabi sesudahnya.

5.      Beriman Kepada Hari Akhirat
Yaitu hari kiamat, tidak ada hari lagi setelahnya, Ketika Allah membangkitkan manusia dalam keadaan hidup untuk kekal di tempat yang penuh kenikmatan atau ditempat siksaan yang amat pedih.
Beriman kepada Hari Akhir meliputi beriman kepada semua yang akan terjadisetelah mati, yaitu: ujian kubur, kenikmatan dan siksaannya, serta apa yang akan terjadisetelah itu, seperti kebangkitan dan hisab, kemudian surga atau neraka.

6.      Beriman Kepada Takdir
Takdir artinya: beriman bahwasanya Allah telah mentaqdirkan semua yang ada danmenciptakan seluruh makhluk sesuai dengan ilmu-Nya yang terdahulu, dan menurut kebijaksanaan-Nya. Maka segala sesuatu telah diketahui oleh Allah, serta telah pula tertulis disisi-Nya, dan Dialah yang telah menghendaki dan menciptakannya.

D.  RUKUN ISLAM
Selain rukun iman ada juga rukun islam yang menjadi pilar ± pilar islam, sehingga seorang belum menjadi seorang muslim sebelum mengimani dan melaksanakan kelima rukun islam tersebut.


1.      Syahadat (Bersaksi)
Syahadat (bersaksi) bahwa, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan bahwasanya Muhammad itu adalah Rasulullah. Syahadat ini merupakan kunci Islam dan pondasi bangunannya.

2.      Mendirikan Shalat lima waktu
Allah syari’atkan sebagai hubungan antara seorang muslim dengan Tuhannya. Didalamnya dia bermunajat dan berdo’a kepada-Nya, di samping agar menjadi pencegah bagi muslim dari perbuatan keji dan munkar.

3.      Membayar Zakat
Zakat Itu ada 2 yaitu Zakat Fitrah dan Zakat Mal.
a.      Zakat Fitrah
yakni zakat yang dikeluarkan oleh setiap muslim yang memiliki kelebihan harta dari sejak lahir di Bulan Ramadhan. Zakat fitrah ini wajib hukumnya bagi orang yang wajib mengeluarkannya untuk menyempurnakan ibadah puasanya.

b.      Zakat Mal
Yaitu: sedekah yang dibayar oleh orang yang memiliki harta sampai nisab (kadar tertentu) setiap tahun, kepada yang berhak menerimanya seperti orang-orang fakir danlainnya, di antara yang berhak menerima zakat.

Dan zakat itu tidak diwajibkan atas orang fakir yang tidak memiliki nisab, tapi hanya diwajibkan atas orang-orang kaya untuk menyempurnakan agama dan islam mereka, meningkatkan kondisi dan akhlak mereka, menolak segala bala dari mereka dan harta mereka, mensucikan mereka dari dosa, di samping sebagai bantuan bagi orang-orang yang membutuhkan dan fakir di antara mereka, serta untuk memenuhi kebutuhan keseharian mereka, sementara zakat hanyalah merupakan bagian kecil sekali dari jumlah harta dan rizki yang diberikan Allah kepada mereka.

4.      Berpuasa
Yaitu selama satu bulan saja setiap tahun, pada bulan Ramadhan yang mulia, yakni bulan kesembilan dari bulan-bulan Hijriah. Kaum muslimin secara keseluruhan serempak meninggalkan kebutuhan-kebutuhan pokok mereka; makan, minum dan jima’, di siang hari; mulai dari terbit fajar sampai matahari terbenam. Dan semua itu akan diganti oleh Allah bagi mereka -berkat karunia dan kemurahannya dengan penyempurnaan agama dan iman mereka, serta peningkatan kesempurnaan diri,dan banyak lagi ganjaran dan kebaikan lainnya; baik, di dunia maupun di akhirat yang telah dijanjikan Allah bagi orang-orang yang berpuasa.

5.      Haji bagi Orang yang Mampu
Yaitu menuju Masjidil haram untuk melakukan ibadah tertentu. Allahmewajibkannya atas orang yang mampu sekali seumur hidup. Pada waktu itu kaummuslimin dari segala penjuru berkumpul di tempat yang paling mulia di muka bumi ini,menyembah Tuhan Yang Satu, memakai pakaian yang sama, tidak ada perbedaanantara pemimpin dan yang dipimpin, antara si kaya dan si fakir dan antara yang berkulit putih dan berkulit hitam. Mereka semua melaksanakan bentuk-bentuk ibadah tertentu,yang terpenting di antaranya adalah: Wukuf di padang Arafah, thawaf di Ka¶bah yangmulia, kiblatnya kaum muslimin, dan sa¶i antara bukit Shafa dan Marwah.Dan di dalam pelaksanan haji itu terdapat manfaat-manfaat yang tidak terhingga banyaknya, baik dari segi agama maupun dunia.


 
BAB III
PENUTUP

1.     KESIMPULAN
Dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa tidak agama apapun yang diridhai oleh Allah SWT sebagai pencipta kecuali agama islam. Sunnguh tidaklah benar apabila kita membenarkan Paham ± Paham sekarang yang berkembang di masyarakat yaitu paham Pluralisme yang mengatakan “Semua Agama itu sama di Sisi Tuhan, perbedaan itu adalah sebagai cara untuk menuju Tuhan”. Banyak tokoh ± tokoh besar yang menganut paham tersebut sehingga kita patut waspada terhadap paham itu. Karena itu jelaslah salah karena dalam Al Qur’an sudah cukup tegas menjelaskan kepada kita bahwa “Sesungguhnya agama yang diridhai oleh Allah adalah Islam.” (QS. Al Imron : 19)”.
Selanjutnya, Islam juga telah mengatur kehidupan pemeluknya secara individu dan kelompok, dengan konsep yang menjamin kebahagiaan hidup mereka dunia dan akhirat Islam membolehkan bahkan mendorong mereka untuk nikah, dan sebaliknya mengharamkan atau melarang perbuatan zina, sodomi dan segala bentuk prilaku kotor lainnya. Ia mewajibkan menjalin hubungan antar kerabat, mengasihi orang-orang fakir dan miskin serta menyantuni mereka, sebagaimana Islam juga mewajibkan dan mendorong untuk berakhlak mulia, serta mengharamkan dan melarang segala bentuk moral yang hina.

Islam membolehkan bagi mereka usaha yang baik melalui perdagangan, persewaan dan semacamnya, serta mengharamkan praktek riba, segala bentuk perdagangan yang terlarang dan semua yang mengandung unsur penipuan atau pengelabuan.

2.     SARAN
Sebagai seorang muslim kita diwajibkan untuk saling mengajak kepada kebajikan, oleh karena itu marilah kita sama ± sama introspeksi diri sejauh mana tingkat keimanan kitakepada sang Pencipta Kita yaitu Allah SWT yang maha agung, agar kita termasuk golongan orang ± orang yang beriman yang telah dijanjikan syurga. Dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.


Sumber :

No comments:

Post a Comment